MANFAAT DARI KOTORAN SAPI

Hasil dari usaha penggemukan sapi dapat berupa penjualan sapi yang telah digemukkan dan dari kotoran sapi berupa pupuk kandang. Namun belum seluruh pupuk kandang yang dihasilkan dari kotoran sapi mempunyai nilai ekonomi karena pada umumnya pupuk kandang yang dihasilkan tidak dijual oleh peternak melainkan digunakan untuk memupuk tanamannya atau dibuang sama sekali. Padahal penggunaan kotoran sapi menjadi pupuk kandang/ pupuk organik dapat melestarikan kesuburan tanah juga dapat meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi limbah peternakan pada usaha penggemukan sapi.

Kotoran sapi, dari namanya saja dipastikan kotor, menjijikkan dan mempunyai bau yang tidak sedap sehingga timbul keinginan untuk membuangnya. Maka tidak mengherankan kalau kotoran sapi sering menimbulkan masalah jika tidak ditangani secara baik. Selama usaha penggemukan sapi berlangsung akan banyak limbah yang tertimbun di sekitar kandang terutama bagi para petani dipedesaan, yang kandang rumahnya dekat dengan pemukiman. Hal ini akan menjadi masalah apabila tidak dikelola secara baik, maka kotoran sapi tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan juga menimbulkan bau yang tidak sedap bagi lingkungan sekitarnya bahkan dapat menimbulkan penyakit. Oleh karena itulah, kotoran sapi tersebut harus diproses menjadi bentuk lain yaitu salah satunya pupuk kandang/ pupuk organik, sehingga tidak dibiarkan menumpuk begitu saja disekitar kandang dan diperoleh manfaatnya.


Penggunaan kotoran sapi sebagai pupuk dikenal sebagai pupuk kandang (pupuk organik). Zat-zat yang sangat berguna didalam kosa tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai pupuk kandang yang dapat memperbaiki struktur tanah dan penyediaan unsur hara tanah. Kotoran sapi sebagai pupuk kandang perlu penanganan yang baik, karena dengan penanganan yang kurang baik seperti penggunaan kotoran sapi yang masih mentah ( belum matang) atau menurut istilah petani peternak masih panas, jika digunakan untuk memupuk tanaman dapat menyebabkan kelayuan pada tanaman atau bahkan mengalami kematian karena kepanasan. Hal ini karena kotoran sapi mentah mengandung unsur carbon ( C ) lebih tinggi dari kandungan nitrogen (N) yang akan mengundang jutaan bakteri. Jika kadar Carbon dalam kosa tinggal sedikit atau perbandingan C/ N rendah maka proses penguraian (dekomposisi) akan berhenti sehingga kosa mengalami kematangan atau istilah peternak sudah dingin. Jika kotoran sapi sudah dingin atau mengalami kematangan, ini sangat baik dijadikan pupuk, dan inilah yang disebut pupuk kandang

 

Kontak

  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  0474 321425
  Jl. Soekarno Hatta Puncak Indah, Malili

Kunjungi Sosial Media